Touring sekalput Tuban Lamongan

17 01 2011

Motor dalam garasi

Di awal tahun 2011 ini  kebetulan penulis berada di Surabaya, kebetulan juga Bro Agus n boncenger teteh Nia berada di Sidoarjo. sebelumnya dengan Bro Agus sudah kontak-kontakan akan jalan-jaaln di pulau jawa sambil menunggu Bro Mul pulang dari Batu untuk ikutan jalan-jalan di pulau jawa, akan tetapi karena kondisi yang tidak memungkinkan putra Bro Mul sedang sakit maka membatalkan ikut jalan-jalan.

Kilometer masih kinyis-kinyis

Sebenarnya saya pribadi ingin jalan-jalan ke kawah ijen Banyuwangi, akan tetapi karena perjalanan cukup jauh dan waktu yang tidak memungkinkan maka saya n Bro Agus merubah rencana jalan-jalan ke Lamongan n Tuban. kita ber2 plus boncenger Teteh Nia start dari Sidoarjo jam 10.00 wib melawati jalur alternative Sepanjang, Wiyung, Gresik, n Lamongan. Sempat bertanya kepada penduduk karena saya nggak yakin jalur yang dilalui benar apa tidak.

Berada di rumah Bro Agus Sidoarjo

Di Lamongan kita check point selama 1 jam. Karena waktu sudah menunjukkan jam 12.00 siang waktunya isi tangki perut sebelum melanjutkan perjalanan dengan makanan khas setempat yaitu soto Lamongan. Selama di Lamongan dirundingkan akan ke WBL (Wisata Bahari Lamongan) atau ke Tuban dulu, kemudian disepakati ka Tuban dahulu baru pulang melalui jalur pantai melawati WBL.

Legen Tuban

Perjalanan Lamongan Tuban kurang lebih 1 jam, ditengah perjalan kami dihadang hujan yang cukup lebat, akhirnya kami berhenti untuk menggunakan Gresik banyak truk dan bus  selama perjalanan. Sampai di Tuban kami beristirahat kembali sambil menegak minuman khas tuban yaitu legen. Sambil bertanya-tanya kepada penjual warung tempat wisata di Tuban selain WBL, akhirnya ada tempat wisata lain yang tidak jauh dari tempat kami istirahat yaitu goa akbar dan wisata religi Sunan Bonang. Akhirnya kami putuskan ke 2 tempat tersebut.

Toast

Jangan pada iri ya

Ini pengalama pertama saya masuk dalam goa, benar2 takjub melihat stalaktit (kalo nggak salah tulis). Apabila kita ingin ke goa akbar dari arah Lamongan menuju Jawa Tengah ambil jalur kendaraan besar, posisinya berada di belakang pasar Tuban. Kami sendiri sempat kelewatan mencari letak goa akbar. Cukup murah untuk memasuki wisata goa tersebut hanya membayar retribusi Rp. 2.000,- per orang saja.

Goa Akbar

Air Sumber Goa Akbar

 

Dari gao akbar kita melanjutkan ke wisata religi makam Sunan Bonang, posisi makam tersebut di alun-alun kota Tuban, banyak pedagang yang menawari dagangannya. Di area makam Sunan banyak peziarah yang mendoakan Sunan dengan membaca surat yassin. Karena waktu sudah mulai sore kami akan melanjutkan ke WBL akan tetapi cuaca tidak mendukung akhirnya kami berteduh dahulu.

Wisata religi makam Sunan Bonang

Makam Sunan Bonang

Bro Agus

Sekitar pukul 16.30 wib setelah hujan sedikit reda kami melanjutkan perjalanan sekalput kami ke arah WBL ditemani hujan selama perjalanan. Sesampai WBL karena waktu sudah cukup sore bisa dikatakan senja kita istirahat di WBL yang sudah tutup sambil menunggu adzan maghrib. kemudian kami pulang melalui Gresik, Surabaya dan ditutup kuliner khas Surabaya yaitu bebek goreng.

Alhamdulillah selama perjalanan ini kami diberi keselamatan oleh Allah Swt.


Aksi

Information

3 responses

18 01 2011
motorpit

weh mantab bro
eh ditunggu kesan-kesannya di parkiran blog motor (klik IDnya)

26 01 2011
asmarantaka

ngk mampir ke Semarang om??:mrgreen:

1 02 2011
kuro22id

hehehe kemarin kehabisan waktu, sori nggak mampir. next time mampir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: